Deploy aplikasi seharusnya gampang. Tapi kenyataannya, pilih platform yang bener itu yang bikin pusing. Setelah coba ketiga platform ini selama 6 bulan terakhir, ini review jujurnya.
Railway
Harga: Pro $5/bulan + usage-based
Railway itu platform favoritku buat side project. DX-nya juara — deploy dari GitHub tinggal klik, auto-detect framework, dan built-in database (PostgreSQL, MySQL, Redis).
Yang aku suka:
- Deploy super cepat (biasanya < 2 menit)
- Dashboard intuitif, gak perlu baca docs panjang
- Built-in database gak perlu setup terpisah
- Auto-deploy dari GitHub branch
- Custom domain gratis
Yang kurang:
- Free tier terbatas (cuma $5 credit/bulan)
- Kalau app-nya resource-hungry, cost bisa naik cepat
- Belum ada edge deployment (cuma region US/EU)
- Cold start agak lambat kalau app sleep
Pengalaman aku: Deploy Next.js app + PostgreSQL. Total cost ~$8/bulan. Cold start sekitar 5-10 detik. Overall smooth, tapi pernah kena spike cost gara-gara query gak optimize.
Render
Harga: Starter $7/bulan, Standard $25/bulan
Render lebih “enterprise” feel-nya. Lebih mahal, tapi lebih reliable. Cocok buat production apps yang butuh stability.
Yang aku suka:
- Sangat reliable (99.99% uptime claim)
- Predictable pricing, gak ada surprise bill
- Built-in CI/CD dari GitHub
- Preview environments untuk PR
- Static sites gratis
Yang kurang:
- Harga lebih mahal dari Railway
- Deploy lambat (5-10 menit typical)
- Free tier sangat terbatas
- Database pricing agak mahal
- Cold start lebih lambat dari Railway
Pengalaman aku: Deploy SaaS app di Standard plan. Total cost ~$30/bulan. Uptime bagus, tapi deploy time bikin kesel kalau lagi急. Database Render pernah down 2 jam tanpa warning.
Fly.io
Harga: Pay-as-you-go (mulai gratis)
Fly.io beda approach — deploy ke edge di seluruh dunia. Cocok buat apps yang butuh latency rendah di banyak region.
Yang aku suka:
- Edge deployment, user terdekat dapet response cepat
- Pricing fleksibel (bayar sesuai pemakaian)
- Support banyak region (30+ locations)
- Docker-based, jadi flexible banget
- Machine types customizable
Yang kurang:
- Learning curve lebih curam
- Config agak ribet (butuh fly.toml + Dockerfile)
- Documentation bisa lebih baik
- Billing kadang membingungkan
- Support response lambat
Pengalaman aku: Deploy API yang butuh low latency di Asia. Total cost ~$15/bulan. Setup awal agak ribet, tapi setelah jalan, performance jauh lebih baik. Pernah kena unexpected cost gara-gara autoscaling.
Perbandingan Harga (Next.js + PostgreSQL, traffic rendah)
| Platform | Monthly Cost | Cold Start | Deploy Time |
|---|---|---|---|
| Railway | ~$8 | 5-10s | < 2 min |
| Render | ~$30 | 10-20s | 5-10 min |
| Fly.io | ~$15 | 3-5s | 3-5 min |
Verdict
Pilih Railway kalau:
- Kamu butuh DX terbaik
- Side project atau MVP
- Budget terbatas
- Gak mau mikir soal infra
Pilih Render kalau:
- Production app yang butuh stability
- Budget lebih longgar
- Butuh preview environments
- Tim yang butuh dashboard gampang
Pilih Fly.io kalau:
- App butuh low latency global
- Kamu comfortable sama Docker
- Butuh edge deployment
- Pricing fleksibel lebih penting dari DX
Kamu pakai platform mana? Share pengalamanmu di comments!