Dulu Aku Juga Bingung Mulai dari Mana
Kalau kamu pernah dengar tentang AI agent yang bisa nge-run command di terminal, edit file, browsing web, bahkan manage server — dan mikir “ini kok kedengeran keren banget tapi ribet ya?” — aku pernah di posisi yang sama.
Hermes Agent itu sebenarnya AI agent yang bisa kamu jalankan langsung dari terminal. Bedanya sama chatbot biasa? Dia bisa beneran nge-eksekusi: bikin file, jalankan script, deploy aplikasi, bahkan ngobrol sama kamu lewat Telegram.
Dan yang bikin dia beda dari agent lain (kayak Claude Code atau Cursor), Hermes itu open-source, bisa pakai model apapun (OpenAI, Anthropic, Google Gemini, bahkan model lokal), dan punya sistem memory yang bikin dia inget konteks dari session sebelumnya.
Di tutorial ini, aku bakal jelasin step-by-step cara instal Hermes Agent dari nol. Gak perlu jadi expert — yang penting kamu familiar sama terminal/command line.
Apa Itu Hermes Agent?
Sebelum instal, penting buat ngerti apa yang bakal kamu pasang.
Hermes Agent itu framework AI agent buatan Nous Research yang bisa:
- Jalankan command di terminal — build project, deploy, manage files
- Browsing web — search, extract data, automation
- Edit kode — read, write, patch file secara otonom
- Multi-platform — bisa lewat CLI, Telegram, Discord, Slack, WhatsApp
- Persistent memory — inget siapa kamu, preferensi, dan apa yang udah dikerjain
- Cron jobs — schedule task otomatis (backup, monitoring, farming)
- Skills — reusable workflow yang makin pintar seiring waktu
Bayangin kayak punya developer assistant yang gak pernah tidur dan bisa akses seluruh komputer kamu. Itu Hermes.
Kalau kamu udah familiar sama Cara Membuat AI Agent Pertama, Hermes itu versi production-grade yang udah siap dipake buat kerjaan beneran.
Persiapan Sebelum Instal
Sebelum mulai, siapin dulu beberapa hal:
System requirements:
- OS: Linux (recommended), macOS, atau Windows WSL2
- RAM: minimal 2GB free (buat model inference kalau pakai lokal)
- Python: 3.10+ (biasanya udah ada di Linux modern)
- Git: untuk install dari source
- Node.js: 18+ (opsional, buat beberapa tools)
API Key (pilih salah satu):
- OpenRouter — akses ke 200+ model, termasuk Claude, GPT-4, Gemini (recommended buat pemula)
- Anthropic — kalau mau langsung pakai Claude
- OpenAI — kalau mau pakai GPT-4
- Google Gemini — ada free tier lumayan generous
Biaya estimate:
- OpenRouter: $5-10/bulan buat pemakaian moderate (~100 query/hari)
- Anthropic Claude Sonnet: ~$3/1M input tokens, $15/1M output tokens
- OpenAI GPT-4: ~$2.50/1M input tokens, $10/1M output tokens
- Gratis: bisa pakai model lokal (Llama 3, Mistral) kalau punya GPU
Step 1: Install Hermes Agent
Ada 2 cara install: pakai script otomatis atau manual. Aku recommend pakai script otomatis karena lebih gampang.
Cara Otomatis (Recommended)
Buka terminal, copy-paste command ini:
curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/NousResearch/hermes-agent/main/scripts/install.sh | bash
Script ini bakal:
- Clone repository ke
~/.hermes/hermes-agent/ - Buat virtual environment
- Install semua dependencies
- Setup config awal
Prosesnya butuh sekitar 2-5 menit tergantung koneksi internet. Kalau berhasil, kamu bakal lihat output kayak gini:
✅ Hermes Agent installed successfully!
Run 'hermes' to start.
Cara Manual (Kalau Script Gagal)
Kalau script otomatis gagal (misalnya firewall block atau git error), install manual:
# Clone repository
git clone https://github.com/NousResearch/hermes-agent.git ~/.hermes/hermes-agent
cd ~/.hermes/hermes-agent
# Buat virtual environment
python3 -m venv venv
source venv/bin/activate
# Install dependencies
pip install -r requirements.txt
# Install Hermes CLI
pip install -e .
Step 2: Setup Model & API Key
Setelah install, kamu perlu konfigurasi model yang bakal dipake. Ini bagian paling penting — tanpa model yang bener, Hermes gak bisa jalan.
Pakai OpenRouter (Recommended Buat Pemula)
OpenRouter itu kayak “proxy” yang ngasih akses ke banyak model dari satu API key. Cocok buat yang mau coba-coba:
- Daftar di openrouter.ai
- Top up minimal $5 (sekitar Rp 78.000)
- Generate API key
- Jalankan setup:
hermes setup
Pilih opsi model, lalu pilih OpenRouter. Masukkan API key kamu.
Atau kalau mau langsung set:
hermes config set model.provider openrouter
hermes config set model.default anthropic/claude-sonnet-4
hermes config set model.api_key sk-or-v1-xxxxx
Pakai Anthropic Langsung
Kalau mau pakai Claude langsung (tanpa OpenRouter):
hermes config set model.provider anthropic
hermes config set model.default claude-sonnet-4-20250514
hermes config set model.api_key sk-ant-xxxxx
Pakai Google Gemini
Gemini punya free tier yang lumayan:
hermes config set model.provider google
hermes config.set model.default gemini-2.5-flash
hermes config set model.api_key AIzaSyxxxxx
Verifikasi Model
Cek apakah model udah bener:
hermes doctor
Kalau ada error, hermes doctor bakal kasih tau apa yang salah dan cara fix-nya.
Step 3: Jalankan Hermes Pertama Kali
Sekarang saatnya test! Jalankan:
hermes
Kamu bakal lihat prompt interaktif. Coba ketik sesuatu:
Kamu: Halo, siapa kamu?
Hermes bakal jawab dengan informasi tentang dirinya. Sekarang coba minta dia ngerjain sesuatu:
Kamu: Buatkan file hello.py yang print "Hello World"
Dia bakal langsung bikin file-nya. Cek:
cat hello.py
Kalau file-nya ada dan isinya bener, berarti Hermes udah bisa akses filesystem kamu. Selamat!
Step 4: Setup Gateway (Telegram/WhatsApp)
Salah satu fitur terbaik Hermes adalah dia bisa diakses lewat messaging platform. Jadi kamu bisa chat sama AI agent kayak chat temen.
Setup Telegram
- Chat @BotFather di Telegram
- Kirim
/newbot, kasih nama bot kamu - Dapat token (format:
123456:ABC-DEF1234ghIkl-zyx57W2v1u123ew11) - Kirim
/startke bot kamu - Dapatkan user ID kamu dari @userinfobot
Tambahkan ke config:
# Tambahkan token bot
echo 'TELEGRAM_BOT_TOKEN=123456:ABC-DEF1234ghIkl-zyx57W2v1u123ew11' >> ~/.hermes/.env
# Tambahkan user ID yang diizinkan
echo 'TELEGRAM_ALLOWED_USERS=123456789' >> ~/.hermes/.env
Restart gateway:
hermes gateway restart
Sekarang kamu bisa chat sama Hermes lewat Telegram! Kirim pesan apapun ke bot kamu dan dia bakal jawab.
Setup Gateway sebagai Service
Supaya gateway tetap jalan setelah kamu logout dari server:
hermes gateway install
Ini bakal bikin systemd service yang auto-start. Kalau kamu pakai Docker atau gak ada systemd, pakai tmux:
tmux new-session -d -s gateway 'hermes gateway run'
Step 5: Konfigurasi Tools
Hermes punya banyak tools yang bisa di-enable. Yang paling penting:
hermes tools
Ini bakal buka UI interaktif buat enable/disable tools. Beberapa yang wajib di-enable:
- terminal — jalankan command di shell
- file — baca/tulis/edit file
- web — search dan extract data dari web
- browser — automation browser (butuh Playwright)
- memory — persistent memory antar session
Step 6: Setup Skills
Skills itu reusable workflow yang bikin Hermes makin pintar. Install beberapa skill dasar:
# Browse available skills
hermes skills browse
# Install skill yang kamu butuhkan
hermes skills install hermes-agent
Skills yang recommended buat pemula:
- hermes-agent — guide untuk konfigurasi Hermes
- systematic-debugging — pattern debugging yang terstruktur
- plan — buat rencana sebelum eksekusi
Tips dari Pengalaman
Setelah pakai Hermes beberapa bulan, ini tips yang aku pelajari:
1. Mulai dengan model yang bagus Jangan pakai model murah buat task kompleks. Claude Sonnet atau GPT-4o buat coding, Gemini Flash buat task ringan.
2. Pakai hermes chat -q buat one-liner
Kalau cuma butuh satu query, gak perlu masuk interaktif:
hermes chat -q "Buatkan script Python untuk download semua gambar dari URL"
3. Enable YOLO mode kalau di environment aman Supaya gak perlu approve setiap command:
hermes --yolo
4. Pakai profiles buat project berbeda
hermes profile create work
hermes profile use work
5. Monitor usage biar gak boncos
hermes insights --days 7
Troubleshooting Masalah Umum
“Command not found: hermes”
# Cek PATH
echo $PATH
# Kalau gak ada, tambahin manual
export PATH="$HOME/.hermes/hermes-agent/bin:$PATH"
# Biar permanen
echo 'export PATH="$HOME/.hermes/hermes-agent/bin:$PATH"' >> ~/.bashrc
source ~/.bashrc
“API key not found”
# Cek .env
cat ~/.hermes/.env | grep API_KEY
# Kalau kosong, set manual
hermes config set model.api_key YOUR_KEY_HERE
“Model not available”
# Cek model yang tersedia
hermes model
# Atau ganti model
hermes config set model.default anthropic/claude-sonnet-4
Gateway gak connect ke Telegram
# Cek logs
tail -20 ~/.hermes/logs/gateway.log
# Pastikan token bener
curl -s "https://api.telegram.org/bot<TOKEN>/getMe"
# Restart
hermes gateway restart
RAM kurang (model lokal)
Kalau pakai model lokal dan RAM habis:
# Pakai model kecil
hermes config set model.default ollama/llama3.2:1b
# Atau pakai cloud API aja (recommended)
hermes config set model.provider openrouter
Perbandingan: Hermes vs Alternatif
| Feature | Hermes Agent | Claude Code | Cursor |
|---|---|---|---|
| Open Source | ✅ Ya | ❌ | ❌ |
| Multi-model | ✅ 20+ provider | ❌ Claude only | ❌ OpenAI/Claude |
| Gateway (Telegram, dll) | ✅ 15+ platform | ❌ | ❌ |
| Persistent Memory | ✅ SQLite | ❌ | ❌ |
| Cron Jobs | ✅ Built-in | ❌ | ❌ |
| Skills System | ✅ Self-learning | ❌ | ❌ |
| Harga | API cost only | $20/bulan + API | $20/bulan + API |
Kalau kamu butuh agent yang fleksibel dan bisa di-custom, Hermes jelas menang. Kalau cuma butuh coding assistant di VS Code, Cursor lebih plug-and-play.
FAQ
Berapa biaya bulanan pakai Hermes Agent?
Hermes-nya gratis (open-source). Yang bayar itu API model. Kalau pakai OpenRouter dengan Claude Sonnet, estimasi $5-15/bulan buat penggunaan moderate. Kalau pakai Gemini free tier, bisa gratis.
Bisa pakai model lokal (tanpa internet)?
Bisa! Hermes support Ollama dan model lokal lainnya. Tapi butuh GPU minimal 8GB VRAM buat model yang bagus. Kalau gak punya GPU, pakai cloud API aja.
Apakah data aku aman?
Hermes jalan di komputer kamu sendiri. Data gak dikirim ke server manapun kecuali ke API model yang kamu pilih. Memory dan session tersimpan lokal di ~/.hermes/.
Bisa dipakai di Windows?
Bisa lewat WSL2 (Windows Subsystem for Linux). Native Windows juga didukung tapi ada beberapa quirks (lihat dokumentasi Windows-specific).
Bedanya sama ChatGPT/Claude biasa?
ChatGPT dan Claude itu model AI. Hermes itu agent framework yang pakai model-model tersebut untuk nge-eksekusi task. Hermes bisa akses filesystem, jalankan command, browsing web, dan banyak lagi — sesuatu yang ChatGPT biasa gak bisa.
Bisa dipakai buat farming/automation?
Bisa! Hermes punya cron jobs, browser automation, dan skill system yang cocok buat automation. Banyak yang pakai buat crypto farming dan web scraping.
Penutup
Hermes Agent itu game-changer buat developer yang mau leverage AI buat kerjaan sehari-hari. Dari bikin script, deploy aplikasi, sampai manage server — semua bisa di-automate.
Kalau ada pertanyaan atau butuh bantuan setup, langsung email ke [email protected]! Aku siap bantu.
Dan kalau kamu tertarik sama topik AI agent lainnya, cek juga: